Kamis, 12 Desember 2013

Lem Untuk Papercraft


Salah satu bahan utama untuk hobi papercraft adalah LEM. Berikut adalah daftar beberapa lem yang bisa dipakai untuk membuat papercraft beserta kekurangan dan kelebihannya.

1.   Tacky Glue (UHU)
Lem jenis ini berkarakter kuat dan merekat dengan cepat. Bentuknya gel transparan. Lebih cocok untuk merekatkan kertas bercoating, contohnya yang punya lapisan gloss, seperti Glossy paper, Artpaper, Jasmine, atau Stardream. Atau untuk merekatkan bagian yang hampir tidak mungkin direkatkan oleh jenis lem lain. Contohnya seperti bagian track dan roda untuk kendaraan militer.  Meskipun agak susah diaplikasikan pada kertas, sebenarnya jenis lem ini sangat bersahabat untuk model-model yang membutuhkan waktu pengerjaan cepat dikarenakan karakternya yang langsung merekat dan tidak akan pernah lepas lagi. Satu tips bila ingin menggunakan lem ini adalah kecepatan dan ketepatan tangan kita untuk merekatkan lem agar tidak berantakan di bagian yang ingin kita rekatkan. Selain itu gunakanlah kemasan ukuran kecil jika tidak mau membuat lem ini menjadi cepat kering.
Kegunaan lain : bisa menjadi bahan diorama yang bagus untuk efek air dalam jumlah sedikit (air di dalam ember,tetesan di kaca dan sebagainya) dan efek kerak lumpur atau tanah kering  di track atau bagian badan tank dengan cara ditambahkan warna  yang sesuai.

Kelebihan :
·      Setelah kering lem ini akan berwarna bening mengkilap, tidak doff
·      Lebih cepat kering daripada lem putih
·      Hampir bisa melekatkan segalanya

Kekurangan :
·      Agak susah diaplikasikan pada kertas
·      Mengandung alcohol

2.   PVAC White Glue (FOX)
Untuk lem ini merupakan primadona para builder di seluruh dunia dikarenakan karakternya yang merekat kuat dan mudah untuk mengaplikasikannya dengan bagian paper model tidak seperti jenis tacky glue. Bentuknya pasta putih. Lebih enak dipakai untuk kertas matte. Yang tidak ada lapisan kilap diatasnya. Seperti Briefcard, Inkjetpaper, HVS, concorde. Bisa dicampur dengan air biasa dengan rasio secukupnya bila lem ini mulai mengering.

Kegunaan lain: bila dicampur dengan baking powder kue atau tumbukan halus tawas untuk aquarium akan bisa menjadi bahan salju untuk efek musim dingin pada diorama. Bila dicampur dengan baking soda perlu diperhatikan agar model yang sudah jadi dimasukkan ke dalam box kaca atau mika karena akan menguning warna saljunya dalam beberapa bulan ke depan. Hal ini dikarenakan percampuran baking soda mengakibatkan reaksi kimia yang akan menyebabkan warna model menguning seiring dengan waktu. Hal ini tidak akan terjadi bila dicampur dengan tumbukan tawas di dalamnya.

Kelebihan :
·     Ketika kering, lem ini akan berwarna bening doff (tidak glossy / mengkilat) bandingkan dengan lem UHU yang ketika kering akan berwarna bening mengkilap. Karena doff, maka lem ini tidak akan kelihatan berlepotan pada papercraft
·       Hampir bisa melekatkan segalanya, kecuali styrofam, matras, vynil, kaca
·   Kadar air relatif sedikit dibandingkan lem kertas biasa. Beberapa jenis kertas yang tipis akan  melengkung apabila direkatkan dengan lem kertas biasa, tetapi tidak bila menggunakan lem ini 

Kekurangan :
·       Waktu pengeringan yang cukup lama

3.   Lem Kuning/Aibon (Castol)
Lem jenis ini karakteristiknya mirip dengan tacky glue, daya rekat kuat dan merekat dengan cepat. Bentuknya juga mirip dengan tacky glue, hanya saja warnanya kuning.

Kelebihan :
·      Daya rekat kuat dan merekat dengan cepat
·      Lebih cepat kering daripada lem putih
·      Hampir bisa melekatkan segalanya

Kekurangan :
·    Lem ini menggunakan bahan dasar bensin, sehingga sangat korosif terhadap material tertentu. Jangan sekali-sekali menggunakan lem ini untuk menempel styrofoam. Dijamin 100% pasti hancur.
·      Harus sekali jadi pada posisi yang tepat, karena sekali menempel, jangan harap bisa dilepaskan lagi tanpa merusak bahannya.
·      Ketika kering warna kuning, jadi jika kurang rapi saat mengoleskan lem, akan terlihat bercak kuning yang akan sangat menggangu bagi sebagian papercraft builder.

4.   Lem G/Alteco


Lem G/Alteco adalah jenis lem ‘super glue’ yang mempunyai daya rekat sangat kuat dan cepat kering. Teksturnya encer berwarna putih bening dan mudah menguap. Lebih baik hanya digunakan untuk merekatkan pola atau bahan lain yang sulit/tidak bisa direkatkan dengan jenis lem lain. 

Kelebihan :
·      Daya rekat kuat dan cepat kering
·      Hampir bisa melekatkan segalanya

Kekurangan :
·       Sama seperti lem kuning, lem ini sangat korosif terhadap material tertentu
·      Harus sekali jadi pada posisi yang tepat, karena sekali menempel, jangan harap bisa dilepaskan lagi tanpa merusak bahannya
·       Mudah kering jika tidak ditutup rapat

5.   Lem Cair (Botol Putih Kecil)
Bagus untuk mengaplikasikan model kertas bagi builder pemula atau builder usia dini (TK atau SD) yang ingin mengerjakan paper toy. Bertekstur cair dengan warna bening tetapi kekentalannya tidak sekental tacky glue.

Kegunaan lain: oleskan lem cair ini di track atau bagian badan tank  lalu di atasnya kita warnai dengan kuas yang sudah ditaburin dengan tumbukan halus pastel dengan warna yang sesuai, maka jadilah efek weathering (lumpur,tanah kering, tanah basah dan sebagainya)

Kelebihan :
·      Daya rekat cukup kuat
·      Mudah didapatkan
·      Mudah diaplikasikan pada kertas

Kekurangan :
·   Kadar airnya tinggi, jika terlalu banyak saat diaplikasikan pada bidang kertas yang luas bisa menyebabkan kertas melengkung/bergelombang dan menjadi lembek
·       Kurang cepat kering saat diaplikasikan pada kertas

6.   Lem Takol/Glukol
Lem yang murah meriah dan mudah didapatkan, karena banyak dijual di warung-warung terdekat, hehehe…… Lem jenis ini sebenarnya tidak direkomendasikan untuk membuat papercraft karena karakteristiknya yang tidak mudah merekat dan daya rekat rendah. Walaupun sudah merekat kuat kadang-kadang bidang yang di rekatkan dengan lem ini bisa lepas lagi jika sudah lama. Lebih cocok digunakan bagi builder pemula atau builder usia dini (TK atau SD) yang ingin mengerjakan paper toy karena penggunaanya yang mudah bagi anak-anak. Meskipun begitu lem ini bisa menjadi alternatif jika kehabisan lem. 

Kelebihan :
·      Murah dan mudah didapatkan
·      Mudah digunakan bagi builder pemula

Kekurangan :
·      Tidak mudah merekat
·      Daya rekat rendah
·      Bidang kertas yang direkatkan bisa lepas lagi, jika sudah lama
·      Lem mudah kering jika tidak digunakan dalam waktu yang lama, meskipun di dalam botol tertutup

Sekian segala penjelasan tentang dan terima kasih telah membaca artikel ini. Mudah-mudahan bisa menambah pengetahuan anda tentang merakit paper model.

4 komentar:

  1. Ada yang tau gak lem untuk pembuatan sticky note? dimana bisa didapatkan?

    BalasHapus
  2. Lem glukol n lem cair nggak cocok buat papercraft, udh gw coba tp tetep aja copot terus. Daya rekatnya sama sekali nggak kuat

    BalasHapus
  3. makasih... ilmu saya jadi nambah banyak abis baca ini

    BalasHapus