Kamis, 26 September 2013

Business Papercraft

Written by Saddam Habibie

Abstrak
Dengan kemajuan dunia teknologi masa kini, pengembangan bisnis dibidang multimedia makin berkembang, penciptaan suatu karya multimedia tidak serumit dahulu, kini dengan bantuan computer kita dapat mempercepat pembuatan multimedia tersebut. Dengan begitu, bisnis ini pun banyak digemari orang mulai dari preorder baju kaos, preorder mug berisikan desaign tertentu, pamphlet, banner, dll. Dibalik bisnis desain yang marak , ternyata ada satu desain yang kurang peminatnya di Indonesia, tetapi lain halnya dengan diluar negeri, bisnis desain ini sangatlah digemari, seperti di eropa dan jepang.

Desain tersebut adalah papercraft, di indonesian jarang ada yang mendalami hal ini, kebanyaakan orang-orang Indonesia hanya membeli hasil karya papercraft orang lain. Tentu saja ini bisa di gunakan sebagai suatu peluang bisnis bagi kita. Supaya kita bisa memanfaatkan peluang bisnis ini dengan baik, tentu kita harus tau seluk beluk papercraft terlebih dahulu. Diharapkan setelah membaca karya ini, pembaca dapat mengerti dan memahami paper replika dan dapat memasarkan papercraftnya dengan baik.

Papercraft
Papercraft merupakan turunan dari Seni melipat kertas seperti Origami, sedangkan origami adalah proses pemodelan kertas dengan melipat (tanpa memotong dan menggunaka lem) kertas, tetapi dalam pembuatan papercraft ada kegiatan menggunting kertas, menempel kertas dan melipat kertas. Setiap kertas yang telah di guting kemudian di lipat dan di rekatkan menggunakan lem. Papercraft lebih populer di negara eropa dan jepang di bandingkan di Amerika Serikat.

Sejarah Papercraft
Awalnya papercraft ini di cetak di majalah pada abad ke 20 yang di namakan Card modeling. Pernahkah anda membeli majalah kemudian terdapat sebuah gambar atau poster yang mengharuskan anda harus melipat dan menggunting, inilah masa awalnya papercraft. Popularitas papercraft juga di mulai semenjak perang dunia ke II dimana kertas pada saat itu tidak ada batasan dalam produksinya.

Pada tahun 1941, Inggris menerbitkan 100 model yang berbeda dan sangat populer termasuk papercraft arsitektur, kapal laut, dan pesawat.

Present day
Untuk saat ini, bagi kita yang ingin membuka peluang bisnis yang mengandalkan ilmu multimedia, kita bisa memanfaatkannya di bidang papercraft ini. Lalu apakah kita dapat membuat Papercraft ? Tentu saja Ya, ada beberapa cara membuat Papercraft tapi intinya membuat Papercraft harus mempunyai rancangan dan daya imajinasi yang bagus agar dapat menwujudkan model yang baik. Salah satu cara membuat Papercraft adalah dengan cara online dari situs Papercritters.com sehingga kita dapat membuat model Papercraft secara sederhana berbentuk kotak dengan mudah.

Lalu kita juga dapat menggunakan program khusus yaitu pepakura designer yang dibuat untuk mendesign pola-pola sesuka kita. Selain itu kita juga dapat menggunakan program – program seperti 3D MAX, google sketchup, pepakura designer, blender, adobe illustrator dan sebagainya. Untuk desain model papercraft yang sudah jadi, kita bisa download dari beberapa situs yang ada di internet misalnya dari www.paper-replika.com.

Fungsi Papercraft
Selain sebagai hiasan rumah Anda, ternyata papercraft juga bisa untuk meningkatkan kreatifitas anak ataupun Anda sendiri. Selain itu papercraft juga melatih kesabaran serta tingkat kontrol emosi dan melatih tingkat stress Anda. Semakin sering mengerjakan papercraft maka semakin kreatif pikiran Anda dan semakin terjaganya kestabilan emosi Anda.

Selain itu ada Papercraft yang memodelkan tokoh-tokoh atau karya asli buatan orang Indonesia sendiri, ada juga Papercraft yang sengaja di modelkan secara lucu atau bahkan aneh dan unik yang sengaja di buat agar berbeda dengan bentuk / model yang lain.

Perlengkapan yang dibutuhkan seorang papercrafter
  1. Gunting : alat dasar dalam membuat papercraft
  2. Tracer : Alat ini digunakan untuk membuat pola tekukan sehingga kertas mudah dilipat.
  3. Cutter : Alat untuk memotong bagian pola
  4. Stylus cutter / Cutter pen : fungsi ini sama dengan cutter, hanya saja Stlyus cutter bentuknya seperti pen, dan pisaunya kecil, bagus untuk memotong bagian yang kecil
  5. Cutting mat : alat untuk menjaga keawetan mata pisau cutter, dan berguna sebagai alas cutter
  6. Lem : ada banyak jenis lem, tetapi yang paling disarankan yaitu : lem UHU, FOX, dan super glue
  7. Printer : untuk print pola papercraft, disarankan memakai printer laser, karena warnanya lebih bagus dan tidak cepat pudar.
  8. Kertas khusus : kertas yang disebut bukan kertas biasa, kertas yang digunakan harus mempunyai ketebalan yang cukup tebal, agar dapat menciptakan tekukan yang bagus. Kertas - kertas yang digunakan dalam papercraft diharuskan mempunyai ketebalan yang berkisar dari 100gr - 200gr keatas. Berikut adalah jenis - jenis kertas yang dapat digunakan:
    ·           InkJet Paper
    ·           Silky Photo Paper
    ·           Glossy Photo Paper
    ·           Premium Glossy Photo Paper
    ·           Matte Photo Paper
    ·           Briefcard Paper
    ·           Concorde Paper


Pembeli (Pasar)
Untuk menguasai pasar bisnis papercraft ini, kita bisa berjualan melalui internet, sekolah-sekolah, pasar malam, pasar minggu. Tentu saja dengan desain papercraft yang unik dan menarik pasti papercraft kita bisa habis terjual.

Jika kita membawa usaha papercraft ini melalui internet, kita bisa memasarkannya lewat forum jual beli seperti kaskus, atau lewat situs jejaring social seperti facebook, twitter, Friendster dll. Melalui internet kita bisa setting agar pelanggan memilih hasil desain kita atau agar pelanggan lebih merasa puas lagi kita bisa tambahkan pilihan preorder papercraft sesuai keinginan pelanggan.

Untuk peminat biasanya papercraft ini disukai oleh kawula muda, namun tak jarang juga ada orang dewasa yang membelinya karena faktor kolektor dan lain lain.

Harga Penjualan
Karena papercraft dibagi menjadi 2 macam, papermodel dan papertoys, maka pemberian harga penjualan untuk bisnis ini, bisa diukur dari bahan apa yang digunakan, serumit apa papercraft yang kita buat. Selanjutnya harga juga bisa diukur dari seberapa besar ukuran papercraft.

Untuk harga papercraft yang sudah jadi (Tinggal Merakit saja) kita bisa memberikan harga penjualan dari bahan apa yang kita gunakan dan seberapa besar ukuran papercraft tersebut.

Jika permintaan pelanggan berupa preorder maka pemberian harga jual papercraft menyesuaikan dengan serumit apa papercraft, sebesar apa, dan bahan apa yang digunakan. Apabila pesanan sejenis papertoys, sudah jelas harga penjualan lebih mahal karena untuk membuat sebuah papertoys membutuhkan kertas yang tebal dan tingakat kerumitan yang lumayan lain halnya dengan papermodel.

Kesimpulan
Bisnis papercraft ini patut dicoba karena peluang yang terlihat saat ini terutama di Indonesia cukuplah besar. Ditambah lagi dengan modal yang cukup murah kita bisa menghasilkan keuntungan yang cukup besar. Apalagi jika kita melombakan hasil karya papercraft kita di event acara tertentu, jika kita menang kita bisa menghasilkan uang juga loh. Papercraft ini sangat cocok dijadikan hobi yang bisa mendatangkan uang.

Daftar Pustaka
http://en.wikipedia.org/wiki/Papercraft

Tidak ada komentar:

Posting Komentar